Penguatan Sistem Surveilans Berbasis Keluarga Untuk Pengendalian DBD


Tasikmalaya, 2-3 Juli 2018

Demam berdarah masih menjadi masalah besar di Indonesia, pengaruh rendahnya Angka Bebas Jentik (ABJ) dikarenakan pengetahuan, kesadaran, tindakan dan komitmen untuk terbebas dari demam berdarah yang masih rendah dan belum konsisten.

Loka Litbang Kesehatan Pangandaran melakukan penelitian tahun 2018 ini yaitu penguatan sistem surveilans berbasis keluarga untuk pengendalian DBD dalam mendukung program kemenkes yaitu gerakan satu rumah satu jumantik, penelitian ini dilaksanakan di kota cimahi dan kota tasikmalaya meliputi pengumpulan sample, survei lapangan dan kalakarya, kalakarya ini bertujuan membentuk komitmen masyakarat secara menyeluruh untuk menjalankan gerakan satu rumah satu jentik secara berkelangsungan.