“Outing Class” MI Andalan Cijantung Kabupaten Ciamis di Wisata Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran


Cuaca yang mendung di musim penghujan tidak menghalangi kegiatan pembelajaran di luar kelas (Outing class) anak-anak Madrasah Ibtidaiyah (MI) Andalan Cijantung Kabupaten Ciamis dengan berkunjung ke Wisata Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran. Rombongan sejumlah 69 anak-anak dan 4 pendamping tiba di Loka Litbangkes Pangandaran di Jalan Raya Pangandaran Km.3 Desa Babakan Kecamatan dan Kabupaten Pangandaran pada Hari Kamis 14 Februari 2019. Rute perjalanan yang cukup melelahkan dari Ciamis tidak mengurangi semangat dan keceriaan anak-anak saat tiba di lokasi halaman depan kantor Loka Litbangkes Pangandaran.

Rombongan anak-anak MI Andalan Cijantung Kabupaten Ciamis disambut oleh tim Wisata Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran. Bapak Ajat selaku tim Wisata Ilmiah memandu anak-anak untuk berbaris rapi sesaat setelah turun dari bis. Anak-anak tampak riang gembira tatkala dimulai sesi foto bersama pendamping dan tim Wisata Ilmiah. Guru pendamping anak-anak MI Andalan Cijantung Ciamis dipimpin oleh Bapak Wawan. Rombongan anak-anak MI Andalan Cijantung Ciamis telah bersiap mengikuti rangkaian kegiatan wisata ilmiah di Loka Litbangkes Pangandanran.

Awal kegiatan dimulai dengan menonton sinema animasi tentang “kerajaan nyamuk” di gedung Mosquito Theater. Anak-anak tertib berbaris dipandu oleh Bapak Dadang dari tim Wisata Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran yang berkoordinasi dengan guru pendamping rombongan anak-anak tersebut. Keriuhan anak-anak tidak terbendung tatkala memasuki gedung Mosquito Theater. Mereka tampak tidak sabar untuk segera diputarkan filmnya. Ibu Yoke & Ibu Firda dari tim Wisata Ilmiah beserta Guru pendamping mengatur tempat duduk anak-anak untuk kenyamanan selama pemutaran film. Durasi film animasi “Kerajaan Nyamuk” selama 20 menit terasa singkat. Tim Wisata Ilmiah membuka sesi diskusi untuk memberikan kesempatan anak-anak bertanya mengenai nyamuk. Anak-anak tampak antusias mengajukan pertanyaan. Acara dilanjutkan dengan pembagian kelompok dan pemberian tugas untuk mencari informasi seputar nyamuk di Museum Nyamuk, taman Tanaman Obat Malaria dan Pengusir nyamuk (TOMPEN) serta insektarium.

Museum nyamuk merupakan wahana pemajangan spesimen nyamuk, simplisia, dan informasi berbentuk grafis, tabel serta peta mengenai penelitian penyakit tular vektor khususnya yang ditularkan oleh nyamuk. Selain itu Museum Nyamuk memajang perlengkapan penelitian, layar interaktif vektor penyakit,  sampel serangga kupu-kupu, capung dan kumbang. Kelompok-kelompok kecil anak-anak MI Andalan Cijantung Kabupaten Ciamis tampak bergiliran masuk Museum Nyamuk dipandu oleh Bapak Ajat selaku pemandu dari tim Wisata Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran. Penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahami tampak menambah daya tarik anak-anak selama berkunjung ke museum nyamuk. Hal ini terlihat dari antusiasme pertanyaan mereka seputar objek-objek yang ada di dalam museum nyamuk. Visualisasi dan tata cahaya objek-objek yang ada di museum nyamuk dikemas sedemikian rupa agar menjaga fokus perhatian setiap pengunjung. Diharapkan setiap objek di dalam Museum Nyamuk dapat memancing rasa ingin tahu pengunjung khususnya nyamuk sebagai vektor penyakit.

Wahana kedua dalam Wisata Ilmiah Loka Litbangkes adalah taman TOMPEN. TOMPEN mempunyai daya tarik tersendiri antara lain yaitu koleksi tanaman yang banyak tumbuh di sekitar rumah kita. Tanaman-tanaman tersebut ternyata mempunyai banyak manfaat lain selain untuk keindahan. Keberadaaanya tidak disukai oleh nyamuk sehingga diteliti dan dikembangkan lebih lanjut. Contoh tanaman yang menjadi koleksi taman TIMPEN yaitu kemangi, kumis kucing, zodia, dan sebagainya. Kunjungan anak-anak ke taman TOMPEN dipandu oleh Ibu Nurul dari tim Wisata Ilmiah Loka Litbangeks Pangandaran. Anak-anak tampak antusias dan bersemangat menyimak panduan dan penjelasan mengenai informasi seputar tanaman yang menjadi koleksi TOMPEN.

Wahana ketiga yaitu Insektarium yang merupakan fasilitas untuk pengembangan dan pemeliharaan nyamuk mulai dari fase telur, larva, pupa dan nyamuk dewasa. Insektarium memberikan gambaran siklus hidup nyamuk secara nyata. Pengunjung khususnya Anak-anak tidak perlu khawatir tertular penyakit karena nyamuk-nyamuk di dalam Insektarium sudah steril dari virus dengue, plasmodium dan sebagainya. Pengenalan siklus hidup nyamuk dipandu oleh Bapak Asep selaku Tim Wisata Ilmiah di Insektarium. Penjelasan dengan bahasa yang sederhana dari Bapak Asep menambah pemahaman anak-anak terhadap siklus kehidupan nyamuk.

Demikian kunjungan anak-anak Madrasah Ibtidaiyah Cijantung Kabupaten Ciamis di Wisata  Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran. Durasi waktu berkunjung sekitar 2 jam di Wisata Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran terasa singkat dan menyenangkan. Wisata ilmiah Litbangkes diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan hiburan yang mendidik bagi anak-anak. Setiap wahana di dalam wisata ilmiah Litbangkes diharapkan menjadi pemicu rasa ingin tahu anak-anak untuk memperlajarinya lebih lanjut. Wisata ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran terbuka dengan kunjungan baik dari lingkungan akademis maupun masyarakat umum. Untuk reservasi, anda dapat menghubungi kami melalui nomor telepon (0265) 639375, dan surat elektronik lokaciamisp2b2@gmail.com. [DAC]