Belajar Luar Kelas ala SD Model Aulady Ciamis di Wisata Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran


Kamis 21 Februari 2019 menjadi hari yang istimewa bagi anak-anak dari SD Model Aulady Ciamis. Mereka berkesempatan mengunjungi Wisata Ilmiah di Loka Litbangkes Pangandaran dalam rangka kegiatan pembelajaran di luar kelas (Outing Class). Wisata Ilmiah Loka Litbangkes merupakan pilihan yang tepat karena selain dapat menambah ilmu pengetahuan dalam bidang kesehatan, juga sebagai sarana rekreasi yang bersifat edukatif.

Antusisme rombongan sejumlah 22 anak-anak SD Model Aulady Ciamis dan 8 pembimbingnya sudah terlihat tatkala baru tiba di Loka Litbangkes Pangandaran. Mereka berbaris rapi untuk bersiap mengikuti rangkaian kegiatan Outing Class di Wisata Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran. Kegiatan pertama wisata ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran yaitu menonton film animasi mengenai kewaspadaan dalam menanggulangi Demam Berdarah Dengue di gedung sinema Mosquito Theater atau dikenal dengan Theater Nyamuk. Gedung Theater nyamuk merupakan salah satu fasilitas Loka Litbangkes Pangandaran yang terdiri dari Theater Nyamuk, Museum Nyamuk dan perpustakaan. Film yang diputar dalam kegiatan wisata ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran disesuaikan dengan segmentasi pengunjung. Pemutaran film animasi ditujukan untuk anak-anak dengan jenjang pendidikan taman kanak-kanak sampai dengan sekolah dasar. Pemutaran film dokumenter penelitian ditujukan untuk pengunjung berusia remaja mulai sekolah menengah pertama sampai dengan perguruan tinggi.

Sesi menonton film animasi disajikan lengkap dengan diskusi. Sesi diskusi memberikan kesempatan kepada penonton untuk bertanya langsung baik mengenai mengenai topik film yang sudah diputar maupun pengetahuan seputar bidang kesehatan khususnya penelitian penyakit tular vektor.  Sesi diskusi kian seru dengan adanya kuis berhadiah menarik. Salah satu hadiah menarik dalam kuis kali ini yaitu lilian “ajaib” yang dapat mengusir nyamuk. Pengunjung yang tertarik untuk mengentahui lebih jauh mengenai lilin “ajaib” ini dapat menghubungi tim Wisata Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran. Sebelum mengakhiri sesi menonton di gedung sinema nyamuk, tim wisata ilmiah membagi kelompok-kelompok kecil untuk mencari informasi seputar dunia vektor nyamuk.

Anak-anak SD Model Aulady Ciamis yang telah terbagi ke dalam kelompok-kelompok kecil ini kemudian melanjutkan sesi kegiatan berikutnya yaitu kunjungan Museum Nyamuk, Insektarium dan Taman Tanaman Obat Pengusir Nyamuk dan Malaria (TOMPEN). Ketika pertama memasuki Museum Nyamuk, tidak sedikit di antara anak-anak tersebut yang mengernyitkan dahinya. Hal ini karena pada umumnya museum memajang koleksi objek berukuran besar. Sebaliknya, Musem Nyamuk memajang serangga yang berukuran kecil sebagai daya tarik utama. Perbedaan ukuran objek ini tidak mengurangi daya tarik, bahkan sebaliknya membuat pengunjung termasuk anak-anak penasaran dengan bentuk dan rupa nyamuk terutama yang dapat menularkan penyakit Demam Berdarah Dengue, Cikungunya, Malaria dan Kaki Gajah. Selain koleksi lengkap spesimen nyamuk di Indonesia, museum nyamuk juga mempunyai koleksi informasi penelitian yang divisualisasikan kedalam bentuk poster dan layar interaktif. Selain melihat dan mengamati berbagai koleksi Museum Nyamuk, anak-anak berkesempatan bertanya kepada pamandu dari tim Wisata Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran perihal berbagai informasinya.

TOMPEN mempunyai daya tarik tersendiri dibandingkan wahana wisata ilmiah lainnya di Loka Litbangkes Pangandaran. Anak-anak SD Model Aulady Ciamis tampak senang mengamati berbagai koleksi dalam TOMPEN. Wahana TOMPEN menyajikan berbagai tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk baik secara langsung maupun proses ektraksi. Setiap tanaman mempunyai informasi lengkap yang terdiri dari nama latin, nama populer dan khasiatnya. Keberadaan tanaman-tanaman ini seringkali belum banyak diketahui oleh masyarakat. Diharapkan anak-anak memperoleh gambaran nyata mengenai beragam jenis tanaman “pengusir nyamuk” yang dapat dibudidayakan di lingkungan rumah masing-masing.  

Kegiatan berikutnya yaitu berkunjung ke Insektarium. Wahana ini merupakan fasilitas penelitian untuk mengembangbiakan nyamuk secara ilmiah. Anak-anak dapat berinteraksi langsung dengan nyamuk mulai dari fase telur, larva, pupa dan nyamuk dewasa. Tim Wisata Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran yang mengelola Insektarium dengan senang hati memandu setiap kelompok anak-anak dari SD Model Aulady Ciamis. Anak-anak tidak perlu khawatir tertular penyakit karena nyamuk yang dikembangbiakan di dalam Insektarium sudah steril dari virus. Fasilitas ruangan di Insektarium sudah di tata sedemikian rupa agar aman bagi pengunjung.

Demikian kegiatan pembelajaran luar kelas ala SD Model Aulady Ciamis di Wisata Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran. Diharapkan setiap wahana wisata ilmiah dapat memberikan pengetahuan, hiburan dan motivasi khususnya bagi anak-anak baik dalam kegiatan belajar maupun berperilaku hidup sehat. Salah satu pembimbing anak-anak SD Model Aulady Ciamis, Bapak Ari Ahmad Mustofa mengungkapkan kesan-kesannya berkunjung ke Wisata Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran. Menurutnya paparan mengenai pengembangbiakan nyamuk telah menarik perhatian anak-anak. Mereka penasaran dengan tahapan perawatan nyamuk dari fase telur hingga dewasa. Selanjutnya Bapak Ari Ahmad Mustofa mengemukakan rencananya untuk mengusulkan kunjungan ke Wisata Ilmiah Loka Litbangkes Pangandaran bagi jenjang SD dan SMA Model Aulady Ciamis. Kami nantikan kunjungan wisata ilmiah berikutnya. Silahkan menghubungi kami di nomor telepon (0265) 639375, dan e-mail lokaciamisp2b2@gmail.com. [DAC]